Friday, November 26, 2010

Smoothing Image

Smoothing Image - Tugas Matkul : Pengantar Pengolahan Citra


Nama Anggota Kelompok :
  1. Dede Darmawan (50407238)
  2. Yuanna Sharli (50407918)
Kelas : 4IA11



Smoothing Image dengan menggunakan Visual Basic 6.0

Dalam pembuatan program Penghalusan Gambar (Smoothing Image), kami menggunakan software visual basic 6.0. Dalam pembuatan aplikasi ini menggunakan satu form, dalam form tersebut terdapat beberapa menu diantaranya :
  • Tiga buah Button untuk menu Buka, Simpan, dan Select
  • Satu buah Scrollbar untuk memperkecil dan memperbesar gambar
  • Satu buah ComboBox, digunakan sebagai pilihan, pilihan yang akan di-seleksi ada 4 macam, yaitu kasar, sedang, halus, dan lebih halus.
  • Satu buah TextBox untuk menerangkan besarnya skala pada scrollbar

Pada lembar kerja utama, ditambahkan beberapa properti dibawah ini :
  • PictureBox digunakan sebagai tempat gambar yang akan di-edit
  • Dua buah scrollbarm digunakan untuk pelebaran layar baik secara horizontal dan vertikal
Desain pada main_form adalah sebagai berikut :
Rancangan Form


Aplikasi ini membutuhkan beberapa module yaitu :
  1. BasAPI.bas, Pada module ini, digunakan untuk mendeklarasikan fungsi variabel saat memanggil module lain, fungsi variabel ini terdiri konstanta, sub dan bitmap (bentuk gambar). Bentuk koding untuk modul ini, sebagai berikut :

Untuk melihat lebih jelas coding BasAPI nya, silakan cekidot disini
  1. BasDIB.bas, Pada BasDIB.bas ini juga menggunakan variabel fungsi dan fungsi percabangan dengan menggunakan perintah if-then-else, dan case untuk membuat perhitungan skala perubahan bitmap pada sebuah foto yang diinputkan, sehingga foto dapat menjadi terlihat kasar, sedang, halus, atau sangat halus. Bentuk koding untuk modul ini, sebagai berikut :

Untuk melihat lebih jelas coding BasDIB nya, silakan cekidot disini
  1. BasPtr.bas, Proses pengisian nilai dari skala yang dimasukkan untuk mengubah ukuran bitmap dari pada gambar. Bentuk koding untuk modul ini, sebagai berikut :

Untuk melihat lebih jelas coding BasPtr nya, silakan cekidot disini

Langkah terakhir yaitu membuat class dari modul-modul yang sudah dibuat sebelumnya untuk memanggil class yang akan menampilkan hasil akhir perubahan gambar.


untuk melihat lebih jelas coding BasPtr nya, silakan cekidot disini

Setelah seluruh pembuatan form dan pengisian coding kedalam modul-modul dan kelas modul selesai, untuk melihat hasil tampilan dari aplikasi Smooothing Image yang dibuat, dapat dilakukan dengan memilih icon start . Maka aplikasi Smoothing Image tampil seperti pada gambar berikut:
Tampilan Form
Dari contoh gambar diatas, kita meng-klik tombol button “Buka” untuk mengambil gambar yang akan dihaluskan, kemudian tampil windows open berikut ini :
Windows Open
Kemudian pilih skala yang berformat bitmap (BMP), dan kemudian klik Open. Dan selanjutnya gambar scale akan tampil dan bisa untuk dilakukan perubahan ukuran bitmap, sehingga menjadi kasar, sedikit halus, halus, atau sangat halus. Gambar awal sebelum dilakukan smoothing terlihat seperti berikut: 
Tampilan Gambar Awal
Agar jelas terjadi perubahan gambar jika gambar tersebut di-kasar, sedikit halus, halus bahkan lebih halus, perbesarkan gambar tersebut menjadi skala 800%. Selanjutnya pilih kasar untuk mengubah gambar dengan teksture yang kasar. 
Teksur Kasar
Kita coba menggunakan pilihan “sedikit halus” untuk sedikit memperhalus gambar, sehingga terlihat gambar dibawah ini :
Teksur "Sedikit Halus"
Lalu kita coba menggunakan pilihan “halus” untuk memperhalus gambar, sehingga terlihat gambar dibawah ini :
Teksur "Halus"
Kemudian untuk pilihan terakhir, yaitu “sangat halus” untuk mengubah tekstur gambar menjadi sangat halus. Maka hasil perubahan tekstur gambar akan terlihat seperti yang ada pada gambar berikut:
Teksur "Sangat Halus"
Perbandingan kedua gambar agar terlihat lebih jelas, berikut ini :


Jika ingin mencoba program yang sudah jadi, silakan cekidot disini



    Saturday, November 20, 2010

    CURANG

    Frincise Kue Curang - Tugas MK : Peng. Bisnis Informatika

    Pernah dengar dengan istilah curang? pasti anda mendengar kata tersebut dan mengartikannya sebagai sebuah sifat. Hehehe... :D Untuk kali ini tidak, CuRang disini berarti kue Cucur dan Carabikang.

    Usaha frincise adalah usaha rumahan yang berkembang menjadi usaha kemitraan, disini seorang mitra bekerja sama dengan usaha frenchaise yang kita miliki, seorang mitra yang ingin bekerja sama tetapi hanya mempunyai modal kecil tidak perlu berkecil hati, sebab dengan ketekunan yang ulet bisnis ini sangat menjanjikan. 

    Pemasaran produk kepada mitra yitu dengan memasarkan bahan kue setengah jadi, pasta, cetakan kue, kotak kue untuk bungkus pembeli serta bahan-bahan yang dibutuhkan lainnya, dan disini mitra hanya tinggal membuat kue tersebut sesuai cetakan kue hingga kue tersebut matang.

    Harga yang ditawarkan oleh agen utama berkisar antara 2500-4000 rupiah per kue, mitra dapat memasarkan kue tersebut sesuai dengan harga penjualan yang ada. Keuntungan yang diperoleh seorang mitra berkisar antara 500-1000 per kue. Jika seorang mitra mempunyai 100 outlet yang tersebar di kota besar di Indonesia, maka akan didapatkan perhitungan dalam sebulan. 500x100x30x200 kue = 300.000.000 rupiah, keuntungan yang menjanjikan bukan?

    Yang membedakan usaha frincise ini dengan kue-kue yang ada di toko adalah rasa yang enak serta beragam rasa yang belum ada dipasaran, seperti kue cucur strawberry, cokelat keju, serta beragam rasa lainnya. Sehingga konsumen akan lebih tertarik untuk membeli.

    Pembelian atau pemesanan dapat dilakukan dengan cara mendatangi langsung toko kami yang terletak di jabodetabek dengan batas wilayah tertentu, menghubungi via telp./ sms k no (021) 8210145 - 0856-97633361. Kue yg dipesan dengan jumlah 200 buah kue ke-atas dapat dikirim ke alamat pemesan.

    Sebagai awal langkah menjadi mitra, promosi dapat dilakukan langsung kepada konsumen, yaitu dengan memberikan brosur, membuka di tempat keramaian atau mengikuti sebuah event, hingga dapat memberikan free produk, misal beli 2 dapat 3. Untuk rasa kue carabikang : rasa kopi, strawberry, pisang, nanas dan cokelat dan Kue Cucur : strawberry, jeruk, dan blueberry.

    Nama Kelompok :
    • Lisa (50407503)
    • Nunis Khoirunnisak (50407631)
    • Yuanna Sharli (50407918)

    Saturday, November 13, 2010

    Cara membuat IPTables pada Ubuntu

    Awal kita ketik :
    su
    ifconfig
    iptables -L 
    iptables -A INPUT -s 202.182.48.18 -j REJECT  
    iptables -L 
    iptables -A OUTPUT -s 202.182.48.18 -j REJECT 
    iptables -L 
    iptables -A OUTPUT -s 202.182.48.18 -j DROP 

    Arti diatas :
    IPTables merupakan sebuah fasilitas tambahan yang tersedia pada setiap perangkat komputer yang diinstall dengan sistem operasi Linux dan memiliki tugas untuk menjaga keamanan perangkat komputer dalam jaringan. Atau dengan kata lain, IPTables merupakan sebuah firewall atau program IP filter build-in yang disediakan oleh kernel Linux untuk tetap menjaga agar perangkat aman dalam berkomunikasi.

         Bentuk Umum IPTables adalah IPtables [-t tables] command [match][target/jump].

    IPTables pada sistem operasi Linux memiliki 3 buah tabel, yaitu :
    1.  NAT, secara umum digunakan untuk melakukan Network Address Translation. NAT adalah pengganti field alamat asal atau alamat tujuan dari sebuah paket
    2. MANGLE, digunakan untuk melakukan penghalusan (mangle) paket seperti TTL, TOS dan MARK.
    3. FILTER, secara umum inilah pemfilteran paket yang sesungguhnya. Disini bisa ditentukan apakah paket akan di-DROP, LOG, ACCEPT atau REJECT.

    IPTables memiliki tiga macam daftar aturan bawaan dalam tabel penyaringan, daftar tersebut dinamakan rantai firewall (firewall chain) atau sering disebut chain saja. Ketiga chain tersebut adalah INPUT, OUTPUT dan FORWARD. 
    • INPUT : Informasi mengenai daftar klien yang tidak dapat mengakses data ke dalam  server karena telah di block sebelumnya.
    • OUTPUT : Informasi mengenai daftar client yang tidak dapat dimasuki oleh sebuah  server dengan memasukkan ip-address client tersebut. 
    • FORWAR : Daftar ini digunakan untuk hal-hal tertentu. Misal DROP, LOG, ACCEPT atau REJECT
    Untuk membuat sebuah pengamanan dalam jaringan dengan membuat command IPTables REJECT dan DROP. Selanjutnya buka jendela terminal (konsole) pada sistem operasi Linux, masukkan perintah “su” atau Sudo (khusus pada distro Linux/ Ubuntu), ini dimaksudkan agar root dapat mengenali user untuk mengakses sistem jaringan. Root ditandai dengan tanda #. Kemudian masukkan password root, masukkan lagi perintah “iptables –L” untuk melihat chain Input, Output dan Forward beserta daftar host yang telah diblok.
    Kemudian ketikkan perintah iptables –A INPUT –s 202.182.48.18 –j REJECT, yang dimaksudkan perintah tersebut agar sebuah host tidak bisa mendapatkan informasi apapun jika mengakses IP Server atau memblok paket dan menolak untuk memproses lebih lanjut dalam paket tersebut. REJECT akan mengirim error message ke host. Lakukan ping ke host tersebut, maka hasilnya akan terlihat pada gambar dibawah ini :
     
    Lalu masukkan perintah IPtables –L untuk melihat list pada chain. Selanjutnya masukkan perintah iptables -A OUTPUT -s 202.182.48.18 -j REJECT, yang digunakan agar server tidak dapat mengakses informasi dari client apabila server mencoba untuk mengakses. Command Reject masih digunakan dan terlihat error message pada host yang akan diakses yaitu Destination Port Unreachable 
    Untuk yang terakhir ketikkan perintah iptables -A OUTPUT -s 202.182.48.18 -j DROP. Maka akan terlihat tampilan yaitu operation non permitted,  yang mengartikan bahwa server tidak dapat mengakses informasi apapun yang ada dihost. 

    Output Lainnya :

     
































     

    © Copyright 2011. All Right Reserved by uchisharli's zone | Designed by Free Blogger Templates | Premium Wordpress Themes | Coupons Code | Free Icons